Senin, 18 Juni 2012

Legenda Manusia Srigala


Werewolf


Kisah unik dan menyeramkan tentang Werewolf atau Lycan tersebut terdapat dalam catatan-catatan Yunani kuno. Dalam mitologi Yunani Kuno, Raja Arcadia yang bernama Lycaon disebut telah dikutuk menjadi serigala oleh Dewa Zeus akibat mengorbankan dan memakan daging anaknya sendiri.

Kabarnya, pada saat bulan purnama, seorang manusia (dalam kondisi tertentu) akan berubah menjadi serigala. Tubuhnya menjadi tinggi dan kuat dengan mata yang merah menyala.

Bedanya dengan serigala, Werewolf tidak memiliki ekor. Di Italia, Prancis, dan Jerman disebutkan, seseorang dapat berubah menjadi Werewolf dengan cara tidur diluar rumah pada saat bulan purnama (musim semi) yang jatuh pada hari Rabu atau Jumat tertentu.

Sedangkan, sebagian tradisi Roma dan Yunani percaya, jika manusia yang berubah menjadi serigala atas hukuman dewa. Sebab, ia telah mempersembahkan korban berupa manusia.

Manusia serigala itu sendiri ada tiga macam. Pertama, melalui keturunan karena kutukan dari para leluhur sehingga menjadikan setiap keturunannya sebagai manusia serigala. Kedua, orang yang dengan sukarela menjadi serigala dengan alasan dan tujuan jahat. Ketiga, manusia serigala berhati lembut dan baik. Kondisinya yang tidak lazim itu justru membuatnya merasa malu.

Sebenarnya, transformasi (perubahan rupa) sering dilakukan oleh dukun-dukun suku tertentu dengan tujuan baik untuk mengatasi masalah di kelompoknya. Ada juga yang tidak berubah wujud, tapi hanya meminjam tubuh binatang untuk memata-matai, menyantet, atau sekedar menakut-nakuti musuh.

Argumentasi tentang manusia serigala sangat beragam, tetapi belum sepenuhnya terungkap. Bahkan, kisah Werewolf hingga kini masih menjadi misteri.

0 masukan:

Posting Komentar

sebelum berkomentar ada baiknya sobat membaca aturan berikut:
+ harap berkomentar bahasa yang sopan
+ jangan berkomentar yang menyinggung SARA'
+ jangan berkomentar yang berbau pornografi
jika tidak memenuhi ketentuan di atas komentar sobat tidak akan ditampilkan. Terima kasih sebelumnya