Senin, 18 Juni 2012

Kalender Bangsa Maya

“Menurut perhitungan kalender bangsa Maya dari 3113 SM-2012 M, dinyatakan bahwa tanggal ada 21 Desember 2012 adalah ‘The End Of Times’ (Hari Akhir)”
Kini kita memasuki tahun 2012, tahun yang sangat kontroversial. Diantara kita pasti ada yang sudah mengetahui, bahwa jaman dulu kala, bangsa maya telah menciptakan suatu kalender yang menunjukkan bahwa tanggal 21 Desember 2012 adalah hari akhir (The End Of Times) atau kiamat. Kalimat ‘The  End  of Time’ yang terdapat dalam kalender bangsa maya sebenarnya masih diperdebatkan oleh para ilmuwan dan arkeolog. Arti dari kalimat tersebut menurut mereka antara lain :

1. Waktu berhenti (artinya bumi berhenti berputar).
2. Terjadinya peralihan dari zaman pisces ke aquarius.
3. Terjadinya peralihan dari abad silver (perak) ke abad keemasan.
4. Kiamat
5. Terjadinya gelombang galaksi yang besar hingga mengakibatkan berhentinya semua kegiataan di bumi termasuk musnahnya manusia.
6. Perubahan dari dimensi tiga dimensi ke empat dimensi (bahkan lima).
7. Kehidupan meningkat dari level dimensi tiga menuju empat.DNA manusia pun meningkat dari strain (peregangan) dua menuju dua belas.dengan begitu,manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis.
8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa.
9. Telah ditemukan mesin waktu.
10. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaksi lain melalui stargate (gerbang bintang)
11. Antar galaksi dan bumi akan dimurnikan.kemudian, perdabaan manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
12. Kebangkitan Isa AS.
13. Terjadinya kontak pertama kali antara peradaban manusia dengan alien (UFO)
14. Untuk pertama kalinya manusia bergabung dengan komunitas.
Berdasarkan sejarah peradaban kuno dunia, bangsa maya bagaikan sesuatu yang turun dari langit kemudian, mengalami zaman keemasaan.namun, tiba-tiba lenyap secara misterius akhirnya, kesempurnaan dan ketepatan dari penangggalannya membuat orang takjub.

Sejarahwan asal Amerika, Dr. Jose Arguelles, melakukan penelitian terhadap peradaban bangsa maya dan mendalami ramalan mereka. Menurutnya, prediksi tersebut persis seperti cara perhitungan Tiongkok (Cina) Ala Zhou Yi. Secara garis besar, kalendernya menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam bukunya yang berjudul ‘The Mayan Factor: Path Beyond Technology’ yang ditulis pada 1973 disebutkan bahwa dalam penanggalan maya tercatat sistem galaksi tata surya sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus terbaik) selama 5.200 tahun lebih. Adapun waktunya dimulai dari 3113 SM-2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (galatic beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal mencapai 5.125 tahun bumi. Artinya, jika bumi melintasi sinar tersebut, membutuhkan waktu sekitar 5.125 tahun.

Bangsa maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi akan mangalami reaksi dan terjadi perubahan secara total yang disebut penyelarasaan galaksi (galatic synchronization). Kemudian, siklus besar tersebut di bagi emnjadi 13 tahap. Setiap tahap evolusi pun memiliki catatan yang sangat detail.
Kemudian pada 1992-2012, bumi memasuki tahap terakhir dari fase siklus besar. Bangsa maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-galatic synchronization (periode regerenasi bumi). Selama periode tersebut, bumi akan mencapai pemurnian total kemudian, bumi akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru, yaitu penyelarasan galaksi.

Dalam perhitungan kalender bangsa maya, tidak di singgung tentang penyebab peradaban modern berakhir. Yang jelas berakhirnya hari tersebut sama sekali bukan berarti malapetaka, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual jagat raya (selanjutnya memasuki perdaban baru). Namun, kalau kiamat memang benar terjadi maka terjadilah. Sebab, bumi sendiri juga sudah beberapa kali mengalami penggantian siklus kehidupan, seperti punahnya dinosaurus akibat hantaman asteroid, banjir besar pada masa nabi Nuh, atau letusan super volcano (yang kini berubah menjadi danau toba) yang memusnahkan 90 persen makhluk hidup.

Namun demikian, manusia tetap percaya bahwa yang mengetahui kapan terjadinya kiamat hanyalah Allah SWT Yang Maha Mengetahui. Semua diciptakan-Nya akan kembali pada-Nya. Manusia hanya dapat memprediksi semua kejadian di alam ini dengan akalnya yang serba terbatas.

Fenomena Peradaban Bangsa Maya

        Bangsa Maya berasal dari Amerika Tengah, tepatnya di daerah semenanjung Yukatan, Meksiko Selatan. Bangsa tersebut hidup sekitar abad ke-3 dan mulai mengalami kemajuan teknologi sekitar abad ke-10 dan ke-11. Bangsa yng memiliki kebudaan tinggi tersebut memiliki keistimewaan cara berkomunikasi dengan cara gambar atau simbol yang disebut glyph.
               
Seiring perkembangan tulisan, bangsa maya mulai mengenal  dan menghitung kalender. Uniknya, kalender bangsa Maya dalam 1 tahun ada 18 bulan, dan 1 bulannya ada  20 hari, bahkan ada yang berjumlah 5 hari saja.

Salah satu peninggalan peradaban dan kebudayaan bangsa Maya yang masih dapat dilihat keindahannya adalah Chichen Itza. Ditempat tersebut terdapat beberapa bangunan peninggalan peradaban bangsa Maya seperti piramida Kukulkan  (El Castillo). Piramida tersebut bentuknya berbeda dengan piramida dari Mesir. Pada piramida El Castillo, dibagian puncaknya terdapat altar atau sebuah balairung yang digunakan untuk ritual dan dikelilingi oleh 4 tangga pada sisinya dengan 91 undakan. Tinggi bangunan piramida tersebut sekitar 24 m dari permukaan tanah. Selain itu, ada juga bangunan yang bernama Al Caracol yang berfungsi untuk mengamati perbintangan.

Tentunya ketika membayangkan bangunan-bangunan tersebut dibuat sungguh menakjubkan. Dengan cara apa mereka memotong bebatuan berukuran sangat besar tersebut ? Bagaimana pula mereka mengangkut bebatuan yang beratnya mencapai puluhan ton jika tidak ditunjang oleh peralatan yang memadai? 

Jadi dapat dikatakan jika konsep bangunan bangsa Maya sudah sangat maju dan canggih. Lalu, apa yang menyebabkan bangsa Maya tiba-tiba menghilang dari peradaban? Para peneliti dan ilmuwan pun sampai kini masih melakukan penelitian. Menurut  sejarah, bangsa Maya dijajah oleh Spanyol sekitar abad ke-16. Bangsa Maya yang primitif dan tidak memiliki peralatan perang terdesak sehingga banyak yang terbunuh. Sebagian lainnya melarikan diri dan hilang tanpa jejak.

Berbeda dengan apa yang dikemukakan oleh para penelitian dari Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama (Amerika Serikat) bahwa suku tersebut punah dikarenakan perubahan iklim. Hal ini berdasarkan pengamatan disekitar wilayah Amerika Tengah melalui satelit yang dikenal sebagai server dan diluncurkan pada awal 2005. Server memberi informasi bahwa perubahan iklim mungkin telah merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati yangt dimiliki suku Maya. Tentu saja,  membawa kemuduran besar bagi suku Maya hingga akhir lenyap dari sejarah.

0 masukan:

Poskan Komentar

sebelum berkomentar ada baiknya sobat membaca aturan berikut:
+ harap berkomentar bahasa yang sopan
+ jangan berkomentar yang menyinggung SARA'
+ jangan berkomentar yang berbau pornografi
jika tidak memenuhi ketentuan di atas komentar sobat tidak akan ditampilkan. Terima kasih sebelumnya