Minggu, 22 April 2012

Jurus-jurus di Cerita Komik Naruto


berikut adalah Jurus-jurus di Cerita Komik Naruto:


Rasengan

Rasengan (bahasa Indonesia: “putaran spiral”) adalah salah satu ninjutsu elit tingkat A. Dibuat oleh Hokage Keempat/Minato Namikaze setelah tiga tahun proses pembuatan. Teknik ini tidak membutuhkan segel tangan tetapi kontrol chakra yang baik dari pengguna. Rasengan menghancurkan apa saja yang mengenainya dan membuat luka yang parah.


Level dari pengontrolan chakra yang dibutuhkan sangat tinggi karena pengajaran dari teknik ini dibuat dalam tiga tahap. Tahap pertama yaitu Tahap Rotasi, dilatih dengan memutar air dalam balon air hingga balon itu pecah. Tahap kedua yaitu Tahap Kekuatan, dilatih dengan memecahkan bola karet. Tahap ketiga yaitu Tahap Kontrol, dilatih dengan menggabungkan tahap pertama dan kedua sehingga membentuk bulat yang sempurna dan padat. Hokage keempat mengajarkan Rasengan pada Jiraiya dan kemudia Jiraiya mengajarkannya ke Naruto Uzumaki.
Hampir semua pengguna teknik ini memakai satu tangan untuk menggunakannya, tetapi Naruto memakai satu atau dua kagebunshin/bayangan untuk melakukannya; satu menahan Rasengan, satu lagi memadatkannya. Pemakaian kagebunshin membuatnya menjadi menguasai teknik tingkat tinggi ini dalam waktu yang sedikit.
Rasengan adalah contoh manipulasi chakra tingkat tinggi. Di samping itu Hokage Keempat meninggal sebelum menyempurnakannya dengan jenis chakranya sendiri sedangkan Kakashi gagal menyempurnakan jurus ini dengan manipulasi chakranya sendiri. Dalam game konsol PS2, “Naruto Narutimate Accel”, Jiraiya bisa menyempurnakan Rasengan dengan chakra jenis api. Di Naruto Shippudeen Naruto berhasil menyempurnakanya menjadi Rasen Shuriken yang berlemen angin.

Urarenge

Urarenge atau Hachimon (八門), adalah jutsu yang dimiliki dan dikembangkan oleh dua orang yaitu Maito Gai dan muridnya Rock Lee. Urarenge merupakan jutsu yang berjenis Taijutsu dapat meningkatkan mengandalkan kecepatan dan kekuatan penggunanya.Urarenge dapat meningkatkan kekuatan penggunanya beratus kali lipat, tetapi mengakibatkan kerusakan fatal bagi penggunanya. Urarenge terbagi menjadi beberapa gerbang, mulai dari gerbang pertama hingga gerbang ke-8.Gai dapat membuka setidaknya 6 gerbang, Rock Lee setidaknya 5 gerbang, dan Hatake Kakashi bisa membuka setidaknya 1 gerbang. Sedangkan Omote renge adalah kekuatan cakra yang dilepaskan secara tiba-tiba, Rock Lee memakai cara ini untuk melawan Gaara.Jurus ini adalah gerakan memelintir lawan di udara lalu menghempaskannya bersama tubuh ke tanah. Jurus ini bisa digabung dengan jurus mabuk dan ura renge menjadi Uraomote Renge versi mabuk.

Byakugan

Pemilik Byakugan adalah para anggotan keluarga Hyuuga. Mereka memiliki mata yang putih dan pupil berwarna hitam yang hanya terlihat saat mereka menggunakan Byakugan. Saat menggunakan Byakugan, pupil mereka terlihat dan otot di sekitar mata mereka menegang. Pemilik mereka dapat melihat dengan radius 360 derajat, kecuali pada bagian tengkuk.

Sharingan

Pemilik Sharingan adalah para anggota keluarga Uchiha, kecuali Hatake Kakashi, sharingan yang dimiliki kakashi didapat dari pemilik sharingan pertama yaitu temannya yang tewas dalam pertarungan manghadapu ninja dari desa iwagakure, Sharingan dapat meniru jurus-jurus dengan tepat, sejauh jurus itu sesuai dengan kemampuan pemilik Sharingan. Pemilik Sharingan juga dapat membuat ataupun menangkis dimensi Genjutsu. Pemilik Sharingan antara lain adalah Uchiha Sasuke, Uchiha Itachi, Uchiha Madara/Tobi, dan Hatake Kakashi.
Jenis Sharingan terkuat adalah Mangekyou Sharingan, seperti dimiliki oleh Uchiha Madara, Uchiha Itachi,Uchiha Sasuke, dan Hatake Kakashi. Untuk menaikkan level Sharingan menjadi Mangekyou Sharingan, pemilik Sharingan harus membunuh sahabat terdekatnya, walau terbukti ada cara lain untuk mendapatkannya.
Mangekyou Sharingan memiliki 3 jurus yaitu: Tsukiyomi, Amaterasu,dan Susano’o.
Tsukiyomi adalah jurus untuk menjebak lawan dalam dimensi lain yang dikendalikan oleh pemilik Mangekyou Sharingan tersebut.
Amaterasu adalah jurus api hitam (api dari neraka) yang melahap apapun yang dilewatinya.
Susano’o adalah teknik yang akan memanggil “monster” yang akan selalu mengikuti dan melindungi pemilik Mangekyou Sharingan tersebut. Semua serangan akan ditangkis oleh monster Susano’o ini bahkan dapat menyerang dengan pedang penyegelnya, Totsuka.
Walau begitu, penggunaan Mangekyou Sharingan secara terus menerus akan mengakibatkan kebutaan mata. Hal ini dapat diatasi dengan cara mengambil dan memakai bola mata Sharingan milik saudara kandung. Pola Mangekyo Sharingan pada setiap orang berbeda-beda bentuknya.syarat untuk mendapatkan bola mata magekyou sharingan harus membunuh teman terdekat.

Rinnegan

Rinnegan adalah mata terkuat yang pernah ada. Rinnegan pertama kali dimiliki oleh pendiri dunia Ninja dan pencipta ninjutsu, Rikudou-Sennin. “Rinne” sendiri berarti perputaran kehidupan, kematian, kebangkitan yang tak pernah berakhir. Rinnegan memiliki pupil yang merupakan lingkaran berlapis dan dapat mengontrol chakra musuh. Rinnegan diketahui dimiliki oleh Pein, pemimpin Akatsuki.Rinnegan tidak dapat membuat pemakainya buta tidak seperti sharingan. Malah rinnegan membuat Pein dapat menguasai setiap teknik yang diajarkan oleh Jiraiya dulu, mahir dalam menggunakan semua 6 tipe chakra, memiliki keahlian menggunalan ninjutsu tipe apapun yang dia inginkan sejak berumur 10 tahun.Jika rinnegan sedang digunakan,pada mata pemakainya nampak lingkaran berlapis. Menurut cerita,Mata ini bisa mengubah si pemakai menjadi bentuk lainnya(bukan bentuk aslinya).Pein yang mendapat mata ini sekarang memakai tubuh temannya dulu.

Chidori

Chidori atau “kicauan 1000 burung” adalah jurus fiksi di serial Naruto yang diciptakan Kakashi saat ia dipromosikan ke Jonin tapi gurunya yaitu konoha no kiiroi senkou tidak lain adalah yondaime ayah daripada naruto melarangnya menggunakan jurus ini karena dianggap terlalu berbahaya bagi diri sendiri dan kemudian ia mengajarkan jurus ini pada Sasuke dan sekarang digunakan oleh Kakashi Hatake dan Sasuke Uchiha. Jutsu ini membutuhkan banyak cakra pada lengan penggunanya. Jurus ini mengubah cakra dasar pengguna menjadi listrik. Jurus ini menimbulkan suara ribut seperti burung-burung (seperti asal namanya), karena proses pengubahan cakra, kecepatan gerak pengguna dan jumlah cakra yang diggunakan. Setelah teknik selesai, penggunanya berlari lurus ke depan dan menusuk lawan dengan chidori. Jumlah daya tolak dan cakra mengakibatkan pengguna dapat menusuk hampir segala benda sampai tembus. Oleh karena itu jurus ini juga disebut jutsu pembunuh karena kecepatannya dan kedahsyatannya.

0 masukan:

Poskan Komentar

sebelum berkomentar ada baiknya sobat membaca aturan berikut:
+ harap berkomentar bahasa yang sopan
+ jangan berkomentar yang menyinggung SARA'
+ jangan berkomentar yang berbau pornografi
jika tidak memenuhi ketentuan di atas komentar sobat tidak akan ditampilkan. Terima kasih sebelumnya